Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kurikulum di SMK adalah jabatan strategis yang bertanggung jawab merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi, dan mengembangkan kurikulum sesuai standar nasional dan kebutuhan industri. Tugas utamanya meliputi penyusunan kalender pendidikan, pembagian tugas mengajar, jadwal pelajaran, hingga memonitor inovasi pembelajaran.
Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Wakasek Kurikulum SMK:
- Perencanaan Akademik: Menyusun program kerja kurikulum, menjabarkan kalender pendidikan, dan menyusun pembagian tugas mengajar guru.
- Pengembangan Kurikulum: Mengadaptasi kurikulum agar sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia industri (Link & Match).
- Pengelolaan Pembelajaran: Mengkoordinasikan penyusunan perangkat pembelajaran (RPP/Modul Ajar) dan memastikan proses belajar mengajar berjalan efektif.
- Evaluasi dan Penilaian: Mengatur kegiatan asesmen (ujian semester/tengah semester), program remedial, dan pengayaan.
- Pendokumentasian: Menyimpan dokumen kurikulum, silabus, dan perangkat pembelajaran lainnya
Secara rinci, berikut ini diberikan penjelasan singkat tugas dan tanggung jawab sebagai wakil kepala sekolah bidang kurikulum atau akademik:
Ini adalah tahap awal sebelum tahun ajaran dimulai. Anda harus menyusun "peta jalan" untuk seluruh guru dan siswa.
- Penyusunan Kalender Pendidikan: Menyesuaikan kalender dari Dinas Pendidikan dengan kegiatan internal sekolah (seperti HUT sekolah atau kegiatan khusus SMK).
- Pembagian Tugas Mengajar: Menentukan siapa mengajar apa, memastikan beban mengajar (jam linear) guru terpenuhi, terutama untuk keperluan Sertifikasi Guru.
- Penyusunan Jadwal Pelajaran: Mengatur jadwal mingguan yang rumit agar tidak ada bentrok ruang kelas atau laboratorium (terutama Lab Akuntansi).
- Pengembangan KOSP: Menyusun Dokumen Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) yang disesuaikan dengan karakteristik sekolah dan kebutuhan Industri (DUDI).
2. Pengelolaan Proses Belajar Mengajar (PBM)
Anda bertindak sebagai manajer harian yang memastikan mesin pendidikan tetap panas dan berjalan lancar.
- Pemantauan Administrasi Mengajar: Memastikan guru memiliki perangkat pembelajaran lengkap (Capaian Pembelajaran, Alur Tujuan Pembelajaran, Modul Ajar, hingga Jurnal Mengajar).
- Koordinasi Praktik Kerja Lapangan (PKL): Bekerja sama dengan Wakasek Humas/Hubin untuk sinkronisasi kurikulum sekolah dengan kebutuhan tempat magang siswa.
- Literasi dan Numerasi: Mengintegrasikan penguatan literasi dan numerasi dalam pembelajaran (poin penting dalam Rapor Pendidikan).
Anda adalah penanggung jawab utama atas validitas nilai siswa.
- Penyelenggaraan Ujian: Mengoordinasi Sumatif Tengah Semester (STS), Sumatif Akhir Semester (SAS), dan yang paling krusial di SMK: Uji Kompetensi Keahlian (UKK).
- Kriteria Kenaikan Kelas dan Kelulusan: Memimpin rapat dewan guru untuk menentukan standar serta memutuskan siapa yang berhak naik kelas atau lulus.
- Pengelolaan Rapor: Memastikan pengisian aplikasi e-Rapor berjalan tepat waktu dan akurat.
4. Pengembangan Kompetensi Guru
Sebagai pemimpin akademik, Anda harus memastikan rekan sejawat Anda tidak "ketinggalan zaman".
- Supervisi Akademik: Melakukan kunjungan kelas untuk memberikan feedback konstruktif kepada guru mengenai cara mereka mengajar.
- Workshop & In-House Training (IHT): Menyelenggarakan pelatihan internal, misalnya pelatihan implementasi Kurikulum Merdeka atau penggunaan aplikasi akuntansi terbaru (seperti MYOB, Accurate, atau spreadsheet lanjut).
- Aktivasi Komunitas Belajar (Kombel): Menggerakkan MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) tingkat sekolah.
5. Tugas Administrasi dan Pelaporan
- Pendampingan Akreditasi: Menjadi garda terdepan dalam menyiapkan dokumen standar isi, proses, dan penilaian saat akreditasi sekolah.
- Laporan Periodik: Memberikan laporan pertanggungjawaban kepada Kepala Sekolah mengenai ketercapaian target kurikulum.
Dalam konteks SMK, Waka Kurikulum juga berperan krusial dalam menyelaraskan kurikulum sekolah dengan kebutuhan mitra industri, serta memfasilitasi implementasi kurikulum merdeka.
Semoga bermanfaat....!!!!
Related Post:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar